3 Masalah Yang Tidak Dapat Ditolak (Dihindari Atau Dicegah)

Masalah Yang Tidak Dapat Ditolak (Dihindari Atau Dicegah)

Apa yang kita pikirkan hari ini belum tentu akan terjadi di hari berikutnya. Manusia hanya bisa merencanakan tanpa mampu memberikan jaminan bahwa hal tersebut pasti terjadi. Satu orang saja tidak bisa menjadi pengendali seluruh kehidupannya sebab masih ada orang lain yang bisa mempengaruhi keputusan kita. Bahkan sekalipun ada beberapa orang yang mengendalikan kehidupan ini, tetap tidak bisa menjamin apa yang terjadi di masa depan: karena masih ada Tuhan yang berada di tengah-tengah kita. Oleh karena itu, boleh berencana tetapi alangkah lebih baik bila kita tidak menyusahkan apa yang akan terjadi di hari esok. Biarlah besok tetap menjadi rahasia agar hidup ini tetap seru dan menarik untuk dijalani.

Matang-matang perencanaan yang dibuat dan banyak nian persiapan yang dilakukan, tetap saja hal tersebut tidak bisa menjadi pegangan hidup menyambut hari esok. Sandaran kita hanya Tuhan saja, yang penting sudah berusaha sebaik-baiknya. Lebih dari itu, biarlah Tuhan yang berkehendak atas kita dan semoga apapun yang terjadi, kita dikuatkan menghadapinya. Yakinlah dengan apa yang anda lakukan, bukankah semuanya itu berjalan dalam trek/ rel yang benar? Aturan dalam masyarakat juga sudah kita laksanakan. Jadi, apa lagi yang perlu dikuatirkan tentang hari esok? Sepatutnya kita boleh percaya diri menyambut hari esok dan yakin bahwa apa yang terjadi adalah baik adanya.

Orang berkata: “kalau bisa mengharap yang baik, mengapa harus mengharap yang buruk?” Dalam hidup ini, ada yang namanya rencana A dan ada pula rencana B. Dalam rencana pertama (A), kita berharap yang diinginkanlah yang akan terjadi. Sedang dalam rencana kedua (B), yang terjadi adalah apa yang tidak diharapkan/ tidak diinginkan. Sekalipun sudah mempersiapkan semuanya itu, masih ada-ada saja persoalan yang datang memukul, menghempaskan dan menjatuhkan kita. Oleh karena itu, benarlah pernyataan yang mengatakan bahwa: “manusia tidak berkuasa atas dirinya sendiri.” Jadi untuk apa bersusah hati pada sesuatu yang tidak kita tahu dan sekalipun tahu, kita tidak akan mampu untuk mengubahnya.

Penderitaan yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun

Gejolak yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, bisa berujung menjadi penderitaan yang menghasilkan rasa sakit. Suatu keadaan yang mungkin sebagian besar tidak diinginkan oleh siapa pun. Jadi, bila tidak disukai oleh kebanyakan orang, mengapa membahas-bahas hal tersebut? Ini hanyalah sekedar informasi yang dapat menambah pengetahuan saja agar tidak bertanya-tanya dan bingung tentang pergumulan hidup yang kadang datang bertubi-tubi. Terkadang bila tidak tahu asal dari sesuatu, cenderung kurang ikhlas menerimanya. Kami berharap dengan informasi ini, kita bisa lebih ikhlas menerima pahit-manisnya kenyataan hidup. Berikut akan kami jelaskan sedikit tentang berbagai macam sumber masalah yang mau tidak mau membuat hidup menderita.

  1. Penderitaan yang datangnya dari Tuhan.

    Apa derita yang datangnya dari Tuhan? Jangan tanya ke kami dong, sebab kami pun tidak tahu menahu tentang hal tersebut. Anda akan tahu dan bisa merasakannya sendiri bahwa sesuatu itu berasal dari Tuhan. Belajarlah mendengarkan kata hati sendiri sebab Roh Kudus ada di dalam hati kita masing-masing. Jikapun anda tidak menyadarinya, biasanya orang lain pun akan turut mengingatkan anda tentang hal tersebut. Kita tidak bisa menghindari peristiwa yang datangnya secara tiba-tiba. Sesuatu yang mungkin saja tidak pernah terbesit dalam benak sendiri sehingga membuat kita terkejut saat mengalaminya. Kejutan yang menyetrum emosi bisa meledak kecuali anda mahir melunakkan hati – mendinginkan kepala. Yang terpenting untuk diketahui adalah tidak ada masalah tanpa jalan keluar: bila ada persoalan tanpa solusi berarti kejadian tersebut sebaiknya diabaikan atau dilupakan saja.

  2. Pergumulan hidup dari sistem.

    Manusia adalah makhluk sosial yang tergabung dalam masyarakat yang kompleks. Kita terikat dalam satu hierarki organisasi yang dipisahkan menurut fungsinya masing-masing. Biasanya, bila kita membutuhkan sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri, kita butuh bantuan sistem untuk mewujudkan hal tersebut. Anda akan diarahkan untuk menunggu proses-proses tertentu sampai selesai. Proses menunggu inilah yang penuh dengan tantangan kehidupan dan sering sekali menyebabkan banyak rasa sakit. Diri sendiri jelas-jelas tidak bisa menolak masalah yang dikoordinasikan dengan baik oleh sekian banyak orang. Ini akan menjadi konspirasi yang menekan atau membuat anda berkembang dari sisi emosional bahkan bisa jadi turut pula meningkatkan kecerdasan intelektual anda.

  3. Masalah karena khilaf (kesalahan sendiri atau orang lain).

    Orang muda banyak khilafnya, apa lagi anak kecil tidak perlu ditanggapi serius. Ada orang yang punya kelemahan, bisa jadi banyak khilafnya yang perlu dimaklumi oleh setiap pribadi yang hendak bersosial dengannya. Pada dasarnya, manusia itu sendiri punya sudut-sudut tertentu dimana dirinya mengalami error. Komputer berteknologi tinggi saja memiliki error tersendiri dan smartphone yang kita miliki pun tidak bisa melakukan semua yang kita inginkan. Yang namanya kekhilafan datang tanpa disadari oleh siapapun. Sebab secara sadar tidak ada manusia yang ingin salah, justru semua orang tanpa terkecuali pasti ingin segala hal sempurna dalam hidupnya. Sekalipun demikian, kekhilafan tetap saja terjadi yang kerap kali menyebabkan masalah bagi diri sendiri maupun terhadap orang lain.

    Tidak ada yang dapat menghindari sesuatu yang tidak disadarinya. Contohnya saja, ada orang yang tiba-tiba menyentuh punggung anda. Sementara di sekeliling anda banyak sekali orang lain yang sibuk dengan kepentingannya masing-masing. Biasanya, kesalahan kecil merupakan sesuatu yang bisa dimaklumi oleh orang awam. Sebab mereka tahu bahwa mereka juga kerap melakukan kekhilafan yang sama. Mengelak dari kekhilafan orang yang jauh dari sekitar kita, mungkin bisa dilakukan. Tetapi menghindari kesalahan orang yang tepat berada di hadapan kita hampir mustahil (tidak mungkin). Kecuali anda telah berpengalaman menghadapi hal yang sama berulang kali dan memiliki kiat khusus mengantisipasi hal tersebut. Itulah semua ujian kehidupan yang mau tidak mau perlu dihadapi dengan hati yang terbuka.

Kesimpulan

Ada persoalan yang tidak menimbulkan derita tetapi ada juga soal-soal kehidupan yang kerap kali membuat kita tersakiti. Tidak ada manusia yang dapat mencegah semua masalah yang mendatanginya dari waktu ke waktu. Sebab tiap-tiap orang memiliki kesibukan sendiri-sendiri yang membuatnya tidak punya cukup waktu, pengaruh dan sumber daya untuk mencegah datangnya pergumulan hidup. Daripada mempersoalkan rasa sakit yang beresiko meningkatkan derita yang dialami, lebih baik lunakkan hati yang keras dengan ikhlas menerima pahitnya situasi. Dinginkan kepala yang mulai terbakar oleh amarah yang membara agar tetap sabar menunggu proses yang kadang kurang menyenangkan. Hadapilah berat-ringannya beban hidup dengan rendah hati sebab semuanya itu berpotensi membuat anda berkembang.

Salam, Mengelak dari sesuatu
yang tidak disadari
adalah tidak mungkin.
Menghindar dari sesuatu
yang dapat disadari
mungkin saja bisa
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.