Keadilan Yang Sejati Dan Keadilan Yang Dipaksakan

Keadilan sejati adalah keadilan dalam hal-hal besar. Sedang keadilan yang dipaksakan adalah kesamaan dalam hal-hal kecil. Yang terutama untuk disetarakan adalah ilmu pengetahuan, kekuasaan dan pendapatan. Sedangkan hal-hal kecil diluar itu boleh sama dan boleh juga tidak. Tergantung kebutuhan, sikon (situasi-kondisi) dan budaya masyarakat. Kesamaan dalam hal-hal kecil mustahil selalu dapat diwujudkan karena terkesan menuntut kesempurnaan (perfeksionis).

Sistem yang tidak mendukung keadilan dalam hal-hal besar berseberangan dengan dasar negara (Pancasila) dan menentang ketetapan Tuhan. Anda sudah tahu kan kemana akhir hidup orang yang melawan hukum tertinggi bernegara dan terlebih lagi yang melawan perintah Allah (kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri).

Lain halnya dengan hal-hal kecil seperti penampilan, gaya berpakaian, perkataan, ramah-tamah, perbuatan, gaya hidup dan kaidah-kaidah lainnya selama menjalani hari. Segala perbedaan dalam hal-hal tersebut bersifat fleksibel, asalkan tidak bertentangan dengan norma agama dan norma hukum serta tidak berseberangan dengan nilai kebaikan, kebenaran dan keadilan.

Bagaimana dengan keadaan kita yang sekarang? Apakah sistem sudah mengusahakan dan bila perlu membuat peraturan tentang keadilan dalam hal-hal besar? Atau malah hanya sibuk mengalihkan perhatian dan membuat masyarakat terlena dengan menjunjung tinggi budaya perfeksionis (kesamaan dalam hal-hal kecil). Misalnya budaya cuci tangan, budaya menggunakan masker, kebiasaan menjaga badan, budaya makan yang bagus, budaya minum yang sehat, gaya hidup yang praktis dan lain sebagainya.

Memang hal-hal kecil, tidak masalah jika dipopulerkan sebagai bagian dari sandiwara kehidupan. Tetapi hendaknya sistem tidak melupakan usaha untuk mewujudkan kesetaraan masyarakat dalam hal-hal besar (3: pengetahuan, kekuasaan & penggajian).

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.