Kebahagiaan Duniawi Datang Dan Pergi Tetapi Kebahagiaan Yang Dari Allah Selamanya

Kebahagiaan yang dari dunia datang dan pergi seturut aliran uang yang kita tawarkan. Tetapi kebahagiaan yang dari Allah menjadi milik hati yang setia fokus kepada Tuhan, sampai kapanpun bahkan selamanya.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kesenangan duniawi tidak lepas dari uang. Semakin tebal uang Anda semakin banyak hal yang menyenangkan di dunia ini. Tapi sayang tidak selamanya dikonsumsi karena tidak bisa terus-menerus dikonsumsi. Perlu ada jeda waktu konsumsi agar kita tidak merasa muak/ bosan dan jauh dari over dosis (over weight).

Bahagia di dalam Tuhan selalu kita rasakan karena kita mampu bermultitasking ria melakukan bedah (bernyanyi dalam hati) sambil mengerjakan tugas-tugas yang diemban dan juga bisa sambil menikmati gemerlap indah duniawi.

Kebahagiaan yang daripada Allah selamanya ada karena hal-hal duniawi yang kita konsumsi pun merupakan dari Allah asal kita memilikinya dengan cara-cara yang baik, benar dan adil.

Jadi, saat fokus kepada Tuhan, saat melakukan hal-hal positif lainnya dan saat menikmati uang sekalipun: semuanya itu datang dari Allah yang telah merestui kita untuk bahagia selamanya. Selamat beraktivitas!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.