Hujan Turun Meniggalkan Basah, Manusia Berjejak Meninggalkan Kebajikan

Hujan turun meniggalkan basah, manusia hidup meninggalkan kebajikan.

Saat kita masih kecil, kita diperkenalkan dengan kebajikan yang besar, populer dan mempengaruhi banyak orang lewat film kartun dan super hero. Ketika kita sudah dewasa, kita mulai memahami bahwa kebajikan tidak harus selalu besar, populer dan mempengaruhi banyak orang. Melainkan kita bisa mulai melakukan yang baik, benar dan adil tersebut dari diri sendiri, keluarga dan orang-orang di sekitar kita.

Lagi pula orang yang berjalan maju, secara kasat mata tidak meninggalkan apa-apa di belakangnya. Jadi lazimnya, tidak seharusnya kita mempopulerkan (mewartakan kepada semua orang) setiap kebajikan yang dilakukan. Sebab kita melakukan semuanya itu untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Dimana upah yang dijanjikan-Nya kekal bagi setiap orang yang tulus hati melakukan kehendak Allah.

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.