7 Berhala Masa Kini – Mitos Yang Sering Dituhankan Oleh Manusia

Berhala Masa Kini - Mitos Yang Sering Dituhankan Oleh Manusia

Akal-akalan sijahat dalam melaksanakan usahanya sungguh mulus terlihat dari luar. Penawaran-penawaran yang menggoda dihaturkannya dalam bingkai-bingkai yang disukai oleh hati. Mencoba menarik perhatian lewat sisi-sisi buruk yang dihalus-haluskan. Menggoda siapa saja untuk datang dan melakukan rancangan jahat dan keji yang telah di susun rapi. Orang yang kurang pengertian tidak akan memahaminya, orang yang tinggi pengetahuan menganggapnya biasa saja, tetapi orang yang bijak akan memastikan bahwa langkah selanjutnya yang diambil dilakukan dengan sangat hati-hati. Sebab memang dunia ini tidak mencengkram dan menangkap anda, melainkan dunia sengaja atau tidak sengaja memancing hasrat bebal yang sudah terpendam di dalam hati sejak dari awal kehidupan.

Bila kita bisa memberi waktu untuk mempelajari kondisi saat ini, penuh dengan kisah yang saling bertentangan. Kita ambil saja contohnya tentang dunia game yang notabene sangat bertentangan dengan dunia nyata. Bagaimana tidak? Saat di dunia, manusia rajin sekali berbuat baik; malah dalam game saling musuh-musuhan dan perang-perangan. Bila dalam kehidupan sehari-hari, kita banyak berbuat baik; justru dalam game kita rajin melakukan pencurian, pembunuhan dan pemusnahan. Ketika dalam dunia nyata kita ingin selalu sederhana dan apa adanya, justru dalam pekerjaan sandiwara kita berpura-pura dan menjalaninya dengan penuh kepalsuan. Dan masih banyak lagi contoh yang peranannya saling bertolak belakang sehingga perlu dipilah-pilah dengan hati yang bijaksana.

Satu yang tidak boleh kita lupakan dalam berbagai kemelut godaan yang menghampiri kita adalah “aktivitas fokus kepada Tuhan.” Sebab hati yang tertuju kepada-Nya menemukan kepuasan hidup di tengah dunia yang ada kurang-kurang/ jebakannya. Keadaan inilah yang membuat kita tenang dan tentram dalam hadirat-Nya yang kadang kala menggetarkan jiwa. Bukan oleh perbuatan dahsyat atau mukzizat yang banyak dibicarakan orang dari zaman ke zaman, melainkan oleh aktivitas sederhana yang hampir bisa dilakukan semua orang. Aktivitas tersebut disebut sebagai bedah atau bernyanyi dalam hati. Merupakan suatu gerakan kecil yang dapat mengubahkan hidup dalam indahnya kebahagian yang menenangkan hati. Inilah inti kehiupan yang dicari-cari semua orang. Namun di jual gratis oleh Tuhan kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya.

MITOS – Berhala masa kini yang sering dituhankan oleh segelintir orang.

Mengapa orang butuh berhala seat dirinya telah benar-benar bahagia? Artinya, orang yang memberhalakan sesuatu sesungguhnya sedang tidak bahagia dalam guliran waktu yang terus berputar. Mereka telah kehilangan rasa tenang dan hati yang bersukacita, sehingga mereka mencari-cari alasan untuk membuat dirinya tampak bergembira. Terlebih ketika mereka adalah orang yang sombong, maka sedapat mungkin mereka ingin orang lain melihat rasa senangnya dengan demikian mereka bisa berbangga-bangga saat sedang sendiri menatap masa-masa keemasan yang telah ditorehkan. Padahal semuanya itu hanyalah fatamorgana – ilusi sesaat yang bisa tiada karena berbagai alasan. Saat dirinya sadar bahwa semuanya itu telah hilang, hidup bisa amburadul mengacau karena tidak ada lagi kesenangan yang tersisa. Berikut ini hal-hal yang sering diberhalakan oleh manusia masa kini.

  1. Apa yang disebut cuaca.

    Ada apa dengan cuaca? Mengapa emosi anda berubah seiring dengan perubahan cuaca? Kalau panas atau dingin, jadi suka emosi dan suka mengeluh sana sini. Bila cuaca lagi baik, beraktivitas giat sekali. Tetapi saat cuaca sedang memburuk, muka cemberut serasa berat satu ton. Kita seperti ketergantungan dengan situasi alam sekitar yang berubah-ubah atau tidak pasti. Menganggap bahwa apa yang terjadi di hari-hari hujan adalah pertanda buruk yang mempersulit kehidupan. Mendengar guntur yang bersahut-sahutan, kita hilang akal dengan menganggap semua yang dilakukan salah. Padahal baik hujan atau panas sama-sama merupakan anugerah Tuhan. Tidak ada yang perlu anda cemaskan dalam lebatnya hujan dan tidak perlu terlalu khawatir saat sinar matahari munjadi agak panas. Janganlah menuhankan hal-hal tersebut melainkankan tetaplah tegar melakukan kebajikan seperti yang diajarkan Tuhan dalam firman-Nya.

  2. Sesuatu seperti zodiak.

    Hati menjadi senang seperti dipuja-puji saat kita membaca zodiak. Entah apakah yang dibicarakan di dalam sana menceritakan sesuatu yang positif dan benar-benar baik. Atau jangan-jangan itu hanyalah hal sesat yang dihalus-haluskan untuk membuat anda merasa bangga jadi diri sendiri yang belum tentu sesuai dengan kehendak Tuhan. Dan naasnya, jadi diri sendiri yang dibangga-banggakan itu ternyata tidak sesuai dengan ajaran kebaikan, kebenaran dan keadilan. Merasa senang membaca zodiak adalah wajar tetapi mempercayai garis hidup yang ditetapkan zodiak adalah kurang tepat. Sebab biar bagaimanapun, kita tidak boleh berpaling dari standar kehidupan yang kita percayai pribadi lepas pribadi.

  3. Kicauan burung.

    Semua orang pasti menyukai kicauan burung, terdengar seperti radio natural syahdu yang gratis selama kita hidup di bumi. Ada momen menyenangkan dimana kita melalui hari-hari indah yang ditemani dengan kicauan burung yang bersahut-sahutan. Akan tetapi, kita salah besar jika menganggap bahwa kicauan tersebut adalah bukti hadir tidaknya Tuhan dalam kehidupan kita. Di satu sisi, burung berkicau memang untuk memuji-muji Tuhan. Dan di sisi lain Tuhan ada dimana-mana di seluruh penjuru bumi (maha hadir): semua yang ada adalah bagian dari hembusan nafas-Nya, termasuk manusia. Jika menganggap bahwa kita hanya percaya penyertaan-Nya nyata dengan adanya kicauan burung: kita salah besar. Sebab firman Tuhan berkata: “Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya (bnd. Yohanes 20:29)”

  4. Seruan ayam.

    Kepercayaan kita kepada Tuhan adalah logis. Sebab kita menyadari bahwa memiliki kelemahan walau ada juga kekuatan namun semuanya itu menjadi tidak masalah karena kita bersandar kepada-Nya. Bagian di dalam hati yang penuh dengan kedagingan akan menjatuhkan dan membawa kita dalam keterpurukan. Beruntunglah kita karena masih memiliki Tuhan: yang membuat hati terus bernyanyi memuliakan nama-Nya. Dengan demikian kedagingan tenggelam dan hal-hal baik, benar dan adil mulai muncul dari dalam diri kita: itulah logika memiliki Tuhan.

    Sayangnya logika berpikir kita sering salah kaprah karena suka menghubung-hubungkan segala sesuatu secara sembarangan. Tidak ada yang salah dengan suara ayam, tetapi ada orang yang menganggap bahwa ayam yang bersorak-sorak melambangkan kegemilangan yang ditujukan kepada dirinya. Padahal bahasa ayam saja kita tidak tahu, bagaimana pula kita bisa mengartikan nyanyian tersebut untuk manusia? Bukankah bahasa ayam tidak pernah berubah sejak hewan tersebut diciptakan? Jadi tentu saja sorakan itu bukan untuk kita melainkan untuk Tuhan yang dahulu kala menciptakannya.

    Yang lebih anehnya lagi adalah ketika kita menyamakan sorakan ayam dengan kebenaran. Artinya, bila saat sedang melakukan sesuatu dimana ada ayam yang bersorak-sorak: berarti apa yang kita lakukan adalah kebenaran. Sedang bila sedang melakukan sesuatu dimana tidak ada ayam yang bernyanyi-nyanyi: menganggap bahwa apa yang dilakukan adalah kesalahan. Inilah logika yang paling parah di antara semua kemungkinan sebab bagaimana mungkin kita yang adalah manusia, makhluk yang secara kodrati lebih tinggi dari hewan. Malah menjadikan sorakan hewan sebagai patokan kehidupan? Mengapa jadi terbalik begini? Masakan manusia berpedoman kepada hewan? Ini adalah kesesatan berpikir yang paling besar.

  5. Bunyi cicak di dinding.

    Cicak adalah binatang rumahan yang spesial karena sama-sama terdapat di rumah orang kaya maupun orang miskin. Menganggap bahwa suara cicak sebagai sesuatu yang istimewa merupakan kejanggalan. Sebab semua hewan juga memiliki suara sendiri-sendiri yang selalu sama dari zaman ke zaman. Sama seperti hari-hari yang terdahulu setelah masa penciptaan selesai: yang semata-mata ditujukan untuk memuliakan Tuhan. Kita patut merasa bahagia kalau seluruh alam semesta bernyanyi memuliakan Tuhan, dengan demikian kita semakin yakin bahwa Tuhan bukanlah suatu kebohongan. Akan tetapi, kita bersalah bila terus merasa bahwa suara-suara indah tersebut ditujukan kepada kehadiran kita secara pribadi. Sadarilah bahwa perasaan tersebut tidak berdasar karena kita tidak memahami bahasa binatang.

  6. Kupu-kupu masuk rumah.

    Ada kepercayaan orang masa lampau yang menyebutkan bahwa kupu-kupu yang hadir di dalam rumah adalah pertanda baik. Sebagian lagi percaya bahwa kehadiran serangga tersebut merupakan pertanda bahwa akan ada tamu/ orang yang datang ke rumah. Mereka percaya bahwa tamu tersebut adalah seseorang yang istimewa sehingga membawa kegembiraan. Fenomena ini sering membuat kita terlena dalam harapan yang mengidam-idamkan kehadiran orang lain. Ada terbentuk perasaan menunggu: seolah tidak masalah menunggu lebih lama, itu sabar. Kepercayaan semacam ini membuat harapan kita semakin besar tetapi hasilnya tidak kunjung datang. Akhirnya, bisa kecewa berat sampai dibawa stres karena masalah lainnya sudah menumpuk-numpuk di dalam pikiran kita. Berhati-hatilah pada kepercayaan anda, sebab banyak sekali mitos di dalam masyarakat yang bisa menjebak dan melemahkan keyakinan kita.

  7. Bunyi jengkrik dan serangga lainnya.

    Kita pergi-pergi di malam buta dan tiba-tiba saja serangga senja berdengung menggetarkan senandung yang unik. Perasaan kita seolah terangkat, hati terbawa pesona dengan keadaan. Sayangnya, kita menganggap bahwa kehadiran kita sangat dinanti-nantikan oleh makhluk lain. Seolah keberadaan kita membuat mereka beria-ria kegirangan. Sungguh perasaan tersebut turut membuat kita berbangga ria menjalani hari. Berhati-hatilah dengan diri sendiri: sebab perasaan kita tidak selalu mengekspresikan kebaikan, kebenaran dan keadilan. Selalu gunakan akal sehat yang penuh pertimbangan saat berusaha memahami lingkungan sekitar kita. Sadari dan waspadalah terhadap kedagingan yang cenderung mengarahkan kita kepada kesombongan, iri hati dan kebencian.

  8. Dan lain sebagainya, silahkan cari sendiri.

Kesimpulan

Tidak ada yang salah dari poin-poin yang kami sampaikan di atas karena hal-hal tersebut bagian dari aktivitas alam semesta raya. Akan tetapi, manusia sering salah kaprah (salah persepsi/ sudut pandang kurang tepat) karena secara tidak langsung menuhankan hal-hal tersebut, padahal gagasan tersebut tidak logis/ tidak masuk akal/ tidak ada hubungannya.

Kita perlu memahami dunia ini dengan akal sehat yang telah dianugerahkan Allah. Sebab di luar sana ada banyak mitos miring yang beredar. Sedang perasaan kita sendiri bisa menampilkan hal-hal yang kurang tepat dalam ruang berpikir masing-masing terlebih ketika suasana hati kita sedang kurang bahagia. Kita perlu memahami segala sesuatu dengan nalar yang jelas namun tetap tidak bertentangan dengan nilai-nilai kebajikan dari sisi ketuhanan maupun dalam hal bernegara. Sekalipun sesuatu bisa membuat kita senang, belum tentu sesuatu tersebut bisa dihubung-hubungkan, dapat ditiru dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pandailah memilah-milah situasi selama menjalani hari karena ada banyak dunia yang kita masuki dengan keunikan masing-masing. Dimana kadang kala, aturan di dunia yang satu tidak sesuai atau bertolak belakang dengan dunia yang lain. Berpikir dan bersikaplah sesuai dengan ajaran Tuhan dan aturan dunia yang saat ini anda tempati/ masuki.

Salam, Otak yang cerdas
gemar menguhubung-hubungkan
segala sesuatu.
Terlebih ketika hari-hari
yang dijalani tidak bahagia,
ada kecenderungan
mencari-cari kebahagiaan pribadi
Lewat mitos-mitos yang
tidak relevan dengan
kebaikan, kebenaran
dan keadilan.
Berhati-hatilah
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.