Miskin Atau Kaya Sama-Sama Bahagia Asal Punya Tuhan Dalam Hati Masing-masing

Miskin atau kaya kalau punya Tuhan: pasti sama-sama bahagia. Sebab kekayaan itu hanya masalah waktu di zaman yang berkeadilan sosial.

Bagi Anda yang sampai sekarang masih meminta-minta dari orang tua: tidak perlu merasa sedih dan malu. Sebab hidup adalah proses, suatu saat perjuangan Anda demi kemandirian akan terjawab. Niscaya secara berangsur-angsur Anda pun akan berkecukupan dan menjadi kaya di dalam Tuhan. Orang yang kaya di dalam Tuhan, tidak kaya seorang diri saja. Melainkan orang-orang di sekitarnya juga sama kayanya: itulah zaman keadilan sosial.

Lagipula, saat ini Anda bisa merasa bahwa sesungguhnya hidup ini berkelimpahan. Karena Anda telah terlebih dahulu merasa cukup, dimana semua kebutuhan sehari-hari telah terpenuhi. Untungnya lagi adalah beberapa dari keinginan Anda bisa terwujud walau tidak semua. Bukankah itu tandanya bahwa hidup kita berkelimpahan karena tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan tetapi juga keinginan positif yang dimiliki! Jadi, bersyukur, merasa cukup dan tetap fokus kepada Tuhan juga pada hal-hal positif lainnya agar bahagianya hati tetap kentara!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.