Perlukah Ramah Tamah Di Dalam Dunia Game

Perlukah Ramah Tamah Di Dalam Dunia Game

Hidup ini dipenuhi dengan pengaruh, entah itu pengaruh baik atau buruk. Bisa dikatakan bahwa pada momen tertentu semua pengaruh yang ada telah bercampur aduk jadi satu. Tidak ada yang akan mengatakan kepada anda, ini yang baik dan itu yang buruk. Melainkan masing-masing orang bertanggung jawab terhadap keputusan dan pilihan yang ditentukannya. Sekalipun ada juga orang yang dapat memanfaatkan momen waktu senggang untuk bertanya kepada orang lain bahkan kepada mesin otomatis (misalnya Google dan berbagai website dunia maya). Pertimbangan-pertimbangan semacam ini terutama dialami oleh orang yang menyadari bahwa ada sesuatu yang kurang tepat, sedang berlangsung dihadapannya. Namun bagi mereka yang tidak memahaminya: semua informasi akan dikonsumsi untuk disimpan di dalam hati dan bisa juga terlupakan begitu saja bersama hal-hal lainnya yang telah berlalu.

Kehidupan membuat kita mampu memahami banyak hal. Ini terjadi bukan karena suatu kebetulan, melainkan karena kita telah dipersiapkan untuk memahami hal-hal tersebut, baik secara fisik maupun mental. Tentu saja pikiran yang sehat sangat berpengaruh terhadap pemahaman kita tentang “bagaimana dunia ini berlangsung.” Selama menggunakan hati yang memikirkan hal-hal positif dan menyikapinya pula dengan positif. Kita dituntun untuk mempertanggungjwabkan apa yang dilakukan secara pribadi. Sebab sadar atau tidak, kita punya sisi hati sendiri yang menuntut keadilan, kebenaran dan kebaikan. Ada satu pihak dari suara hati yang senantiasa mengingat-ngingatkan kita tentang kesalahan yang diperbuat. Dari desakan “suara hati penuntut balas” inilah kita belajar bahwa ini-itu kurang tepat, salah atau benar.

Seperti pepatah klasik yang berkata: “dimana tanah dipijak, disitu langit dijunjung.” Demikianlah lingkungan hidup dimana kita aktif berkecimpung di dalamnya. Pada berbagai bidang yang kita geluti, terkadang dibutuhkan ekspresi yang berbeda-beda antara satu tempat dengan tempat lainnya. Terlebih kalau yang kita bicarakan secara keseluruhan adalah tentang dunia tempat kita bermain dan bekerja. Sebab ada perbedaan yang kontras antara dunia nyata dan dunia digital yang serba imajinatif. Pada awalnya, mungkin anda akan merasakan bahwa apa yang terjadi antara satu dunia dengan dunia yang lain, seperti biasa saja alias sama saja. Akan tetapi, bila anda adalah orang yang tingkat pemahamannya telah berkembang dalam mencerna situasi, pasti merasakan adanya perbedaan kontras antara dunia tempat tinggal kita dengan dunia dalam bidang teknologi canggih dunia digital.

Bila dipikirkan lagi, apa yang kita lakukan saat bermain game sangat jauh berbeda dengan apa yang kita lakukan di dunia nyata. Waktu berkerumun di dalam permainan, kita lebih suka jadi orang yang kejam, menghancurkan apa saja dan mengoyakkan siapa pun yang dianggap sebagai musuh. Maka di dunia nyata, kita tidak lagi membawa-bawa aura permusuhan di antara manusia sekalipun hari-hari yang dilalui tidak selalu mulus. Bahkan ketika mengalami gejolak pergesekan yang cukup kental dengan pihak-pihak tertentu. Tidak dianjurkan menempuh cara-cara yang keras untuk memperbaiki keadaan. Melainkan kebaikan yang rendah hati, kesabaran menunggu proses dan kemampuan mengasihi musuh merupakan poin penting yang kita kedepankan dalam menyelesaikan masalah. Kita perlu tetap baik, benar dan adil kepada setiap lawan karena apa yang dialami sudah kodrat yang ditetapkan sistem bermasyarakat. Lagi pula sudah ada landasan hukum kuat yang mengatur batas-batas hak dan kewajiban setiap orang, baik secara agamawi maupun secara ketatanegaraan.

Beberapa dari masalah yang kita alami sudah dikodratkan oleh sistem dalam masyarakat. Jadi tidak perlu mendendam kepada siapapun karena apa yang kita alami sudah sewajarnya dan pastilah kita pun bisa melaluinya dan semua orang yang mengalaminya pasti bisa melewatinya karena itulah ketetapan sekaligus jaminan yang dibawakan sistem bermasyarakat.

Sayangnya, tidak demikian halnya saat kita sedang berusaha memenangkan masalah dalam game. Terbesit taktik yang licik dan semangat keberanian yang sombong ketika memenangkan suatu pertandingan. Tanpa pengendalian diri dan kemampuan mengenali sisi emosi negatif, dapat membuat kita menjadi pribadi yang norak atau lebay saat berada di puncak. Kita tidak butuh kebaikan, kebenaran dan keadilan sebab yang dibutuhkan adalah kemampuan bertarung, kecerdasan strategi dan kekuatan level hero yang dimiliki. Di satu sisi, keadaan ini jelas merupakan tempat yang kurang tepat untuk membuat beberapa hal positif berkembang dalam kehidupan kita. Namun di sisi lain, ini adalah salah satu pekerjaan yang menggairahkan karena ada kemenangan dan pencapaian berjenjang yang dirasakan.

Sekalipun yang kita lakukan di dunia game bertentangan dengan yang kita geluti di dunia nyata. Namun di sisi lain, ini adalah aktivitas melatih diri sendiri untuk pandai memilah-milah kehidupan. Bisa bersikap menurut dunia yang kita tempati, membuat kita lebih bijak menjalani hidup. Semua kegemilangan, keunggulan, kehebatan dan pencapaian yang kita alami di dunia game: tidaklah salah selama hal tersebut diberlakukan untuk diri sendiri saja. Akan tetapi, ketika kemenangan dan kehebatan kita banggakan ke publik dengan kata-kata yang menyombongkan diri sekaligus menyindir orang lain/ pemain lain: pada titik inilah kita sesungguhnya telah mencampur adukkan dunia nyata dengan dunia digital semu. Sebab kita tergoda dan terbawa suasana dengan sistem pertandingan yang selalu menampilkan keunggulan sampai kebiasaan ini merembes di dunia nyata.

Esensi permusuhan dan konflik dalam permainan yang kita geluti sesungguhnya sedikit dipecahkan oleh sistem permainan yang berkelompok/ dalam bentuk guild/ klan. Pada sistem kelompok inilah kita bisa sedikit membina rasa kemanusiaan yang jauh dari permusuhan. Akan tetapi, namanya juga permainan selalu saja ada masalah yang kita temui yang seolah-olah membuat kita tampak bersitegang dengan pemain lain. Namun hindari fokus pada persoalan dengan sesama tim, bila terjadi salah paham, lebih baik diamkan saja dulu dan tetap jalankan kewajiban kita di dalam tim. Kalau kita ikhlas, sabar dan rendah hati menghadapinya: niscaya lama-kelamaan persoalan tersebut akan kelar juga. Jangan sungkan untuk meminta tolong dengan rendah hati kepada player lain tentang sesuatu; tetapi jangan juga marah bila permintaan kita tidak digubris/ tidak dikabulkan. Jadilah pribadi yang fleksibel dan suka mengalah di dalam tim untuk menyeimbangkan aura perang yang selalu berkecamuk di dalam game.

Arahkan diri untuk menjadi pribadi yang fleksibel dan suka mengalah di dalam tim/ guild/ klan untuk menyeimbangkan aura perang yang selalu berkecamuk di dalam game yang kita mainkan.

Khusus untuk ramah-tamah di dalam kelompok/ tim/ guild, pada dasarnya tidak dianjurkan dan juga tidak dilarang. Artinya, aktivitas tersebut tidak mempengaruhi nilai aset anda dalam permainan. Ramah tamah dalam hal ini adalah salam pembuka untuk mengawali dan mengakhiri pembicaraan serta berupa pujian/ sanjungan kepada pihak lain. Kebiasaan ini dapat kita temukan dalam fitur chatting yang dihadirkan sepaket dengan permainan yang suka diobrak-abrik. Pada dasarnya, siapa saja bisa berkata-kata atau bertanya kepada gamers/ pemain lain tentang topik yang sesuai dengan apa yang dimainkan. Dalam hal ini, anda perlu belajar membedakan antara ramah-tamah dan komunikasi. Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa ramah tamah adalah salam pembuka yang terkadang berisi sanjungan untuk mengawali suatu hubungan. Akan tetapi, komunikasi adalah ungkapan isi hati yang biasanya berhubungan dengan kebutuhan atau keinginan kita sebagai gamers.

Ramah tamah adalah salam pembuka untuk mengawali suatu hubungan yang terkadang juga berisi pujian dan sanjungan terhadap seseorang. Akan tetapi, komunikasi adalah ungkapan isi hati yang biasanya berhubungan dengan kebutuhan atau keinginan kita sebagai gamers atau bisa juga memuat hal-hal positif lainnya.

Jika kita mencoba ramah di dalam per-chatting-an dunia game, mungkin ada yang akan menanggapinya tetapi mungkin juga tidak. Kami mengungkapkan hal ini agar gamers siap dengan konsekuensi yang mungkin diterima. Selain itu, kami juga mengungkapkan hal ini agar kita bisa membawa perbedaan dengan tetap ramah secara kontinue (terus-menerus) saat menjalin suatu hubungan dengan sesama di dunia nyata. Terlebih saat mengawali suatu pembicaraan, tentu diperlukan salam pembuka. Rasanya mungkin agak canggung saat baru bertemu dan langsung ke inti pembicaraan saat berhubungan dengan orang yang baru kita kenal. Akan tetapi, lain halnya saat bermain game, tidak masalah kalau langsung “to the point.” Sebab biasanya yang menanggapi adalah bot (mesin penjawab/ robot otomatis) atau kalau memang ada operatornya di sana maka akan ditanggapi olehnya.

Setiap orang perlu memahami bahwa ramah tamah adalah kebaikan hati. Dimana inti sesungguhnya dari kebaikan hati adalah pengorbanan: seperti Tuhan Yesus yang mengorbankan nyawa-Nya untuk kita; tidak menuntut kita kembali untuk melakukan hal yang sama kecuali atas keinginan sendiri seperti yang dialami oleh para rasul yang mengorbankan diri pasca kembalinya Kristus ke sorga. Demikian juga dalam beramah tamah: hindari hati/ pemikiran yang menuntut orang lain untuk melakukan hal yang sama. Sebab kalau kita melakukan hal tersebut, kita tidak sedang berbuat baik melainkan sedang berdagang dan berharap orang lain membeli/ menyambut baik apa yang kita perdagangkan. Berpikir untuk beroleh keuntungan atau setidaknya balik modal. Akibatnya, upah dari keramahan kita malah menambah satu kebencian ketika orang lain tidak menirukan hal yang sama/ tidak menjawab keramahan kita. Oleh karena itu, sebelum bersikap ramah, bersihkan diri dan tujuan kita yang menuntut balasan sebab yang kita lakukan adalah pengorbanan. Kalau kita telah terbiasa maka pengorbanan yang satu ini tergolong sangatlah mudah dibandingkan dengan memberi nyawa untuk sesama: jadi mengapa ditahan-tahan? Ayo lakukan pada momen yang tepat!

Kesimpulan

Kami sendiri suka ramah pada chatting satu-dua game yang dimainkan. Namun tidak mengharapkan sesuatu dari hal tersebut sebab biasanya tanggapan yang diperoleh beragam dan tidak konsisten. Keramahan adalah pengorbanan: apa susahnya mengikhlaskan sepatah-dua patah kata kepada pihak lain dalam momen/ kesempatan yang tepat. Lagipula keramahan bisa jadi sebuah motivasi positif untuk menebarkan keceriaan dan kebahagiaan kepada alam semesta, termasuk alam semesta dunia game. Hindari menyamakan sikap kita saat berperang di dunia digital dengan saat mengalami gejolak sosial di dunia nyata. Hindari menggunakan kekerasan yang kita gunakan untuk mencapai tujuan kita di dunia game. Sedang di dunia nyata: gunakanlah cara-cara yang baik, lembut, terpimpin dan tetap ramah sekalipun kepada orang-orang yang kita anggap sebagai lawan/ pelaku. Hindari menyama-nyamakan antara aktivitas kita di dunia digital penuh fantasi permusuhan dengan kehidupan yang di alami di dunia nyata yang penuh damai sejahtera dan ketenteraman. Niscaya suasana hati menjadi bahagia tenang karena kita bisa bersikap tepat menurut dunia yang ditempati.

Salam, Dunia ada banyak,
kebiasaan di dalamnya pun
banyak yang beda-beda.
Pahami dan bersikaplah
sesuai tempat
dan momen
yang tepat
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.