Kita Selalu Ada Di Dalam TUHAN, Jika Kita Hidup Dalam Kehendak-Nya

Kita selalu ada di dalam Tuhan, jika kita selalu hidup melakukan kehendak Allah.

Mungkin pernah dahulu, kita berpikir bahwa bisakah kita selalu hidup di dalam Tuhan, padahal setiap waktu kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan bekerja, belajar hal-hal duniawi, menekuni hobi. Kita juga lebih banyak menghabiskan waktu di depan televisi, mendengar radio, main hape (smartphone), main komputer, main konsol game dan lainnya. Sesungguhnya semua aktivitas duniawi yang kita lakukan tidak akan pernah menjauhkan kehidupan kita dari-Nya. Asalkan apa yang kita tekuni sejalan dengan kehendak Allah. Terlebih lagi jika kita melakukannya sambil hati memuliakan Allah, mengingat-ingat firman dan berdoa tentang banyak hal yang kita temui. Jika memang tidak bisa selalu fokus kepada Tuhan karena kesibukan yang membutuhkan konsentrasi tinggi, kita bisa melakukannya di sela-sela aktivitas, atau bisa juga dengan mengambil jeda/ saat sedang istirahat.

Biarlah aktivitas kita tenggelam dalam keduniawian, asalkan hati tetap dipendam dalam fokus kepada Tuhan. Alhasil, kita pasti selalu ada di dalam Tuhan. Terlebih lagi ketika sikap tidak jauh-jauh dari kebaikan, kebenaran dan keadilan. Seolah hidup terasa lengkap karena bukan hanya pikiran, tetapi perkataan dan perbuatan kita juga secara langsung/ tidak langsung bersaksi tentang kepercayaan kita terhadap Allah Yang Maha Mulia. Selamat beraktivitas dan ingat untuk rajin minum air putih!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.