Menanggapi Kesusahan Dengan Mengenyangkan Pikiran

Menanggapi keresahan hati bukan dengan meningkatkan intensitas menikmati hidup, sebab yang dikenyangkannya adalah perut. Melainkan beraktivitas sambil berdoa & memuliakan Tuhan agar hati yang lapar menjadi kenyang.

Ada banyak hal yang berpotensi menyusahkan hati kita. Pada dasarnya, kita secara alami akan mengetahui faktor penyebab dari keadaan yang kurang menguntungkan tersebut namun beberapa orang menyadarinya dalam waktu yang cukup lama. Walau ada juga yang segera mengetahuinya sesaat setelah masalah itu menerpa kehidupannya. Dalam periode waktu menunggu sebelum menemukan solusi inilah, beberapa orang yang kurang sabar mengambil jalan pintas dengan melakukan pelarian menikmati hal-hal duniawi secara berlebihan dan terkesan boros. Semata-mata demi menyenangkan hatinya ditengah himpitan persoalan hidup. Namun semua tindakan yang sembrono ini sia-sia dan berakhir dengan kehampaan; dimana rasa susah, cemas dan takut masih kembali bercampur aduk memperkeruh suasana hati.

Disadari atau tidak disadari, semua masalah pasti ada solusinya. Jawaban tersebut bisa (1) berupa tindakan nyata yang bernuansa positif, ada juga persoalan yang (2) hanya perlu diabaikan tanpa acuh tak acuh terhadap orang-orang di sekitar kita dan ada pula solusi (3) berupa sabar menunggu sampai jawaban berikutnya diinspirasikan Tuhan. Dalam masa-masa menunggu inilah, hati beberapa orang menjadi lemah, lesu, susah, cemas dan gentar menjalani hari. Keadaan ini terutama terjadi karena pikiran yang mengalami kekurangan/ kelaparan energi positif.

Oleh karena itu, kenyangkan hati yang lapar dengan fokus kepada Tuhan (dalam doa, firman dan nyanyian pujian). Agar kesusahan hati berlalu dan rasa cemas juga sirna. Niscaya hari-hari kita dikenyangkan oleh kebahagiaan & sikap hidup lebih dekat dengan kebaikan, kebenaran dan keadilan tanpa henti. Selamat beraktivitas dan sering-seringlah minum air putih!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.