Kerajinan Hati Mengawali Kerajinan Tangan Dalam Kebajikan

Kerajinan hati di dalam Tuhan mengukir aneka kebahagiaan, ketenangan dan kedamaian di dalam jiwa. Rupa-rupanya turut pula mendorong terbentuknya kerajinan sikap yang tetap baik, benar dan adil di tengah ramainya arus kehidupan manusia.

Pemahaman awal

Pepatah klasik mengatakan bahwa, “Rajin Pangkal Kaya.” Dimana kita rajin mengerjakan hal-hal yang dianggap penting, disanalah kita mendapatkan kepuasan (diperoleh segera), kenikmatan (beberapa saat setelah dilakukan) dan keuntungan (diperoleh di masa depan).

Sama halnya saat kita melakukan kebajikan, yang akan memperkaya kita, di bumi maupun di sorga. Tapi tunggu dulu, kekayaan ini hanya akan dinikmati setelah bertahun-tahun, puluhan tahun, ratusan tahun bahkan mungkin saja ada yang sampai ribuan tahun kemudian. Yang segera kita dapatkan dari kerajinan berbuat baik, benar dan adil adalah kepuasan yang menjadi benih-benih terciptanya kebahagiaan, ketenteraman dan kedamaian di dalam hati. Dengan demikian kita bisa menikmati hidup ini sepositif mungkin.

Jikalau pikiran sudah dikelilingi oleh hal-hal positif: hanya tinggal menunggu waktu, sampai muncul dorongan untuk berbuat baik, benar dan adil dalam keseharian kita sesuai dengan momen yang dihadapi. Sehingga dapat dikatakan bahwa kerajinan hati di dalam Tuhan merupakan faktor penting yang mengawali kerajinan tangan melakukan kebaikan, kebenaran dan keadilan. Di atas semuanya itu, hindari berfokus kepada kekayaan yang menjanjikan dari kerajinan usaha kita. Melainkan lakukan segala sesuatu seperti melakukannya kepada Tuhan sebagai bentuk terimakasih kita karena telah menyelamatkan, menyenangkan dan memakmurkan kehidupan kecil yang kita miliki di dunia yang luas ini. Selamat beraktivitas dan sering-seringlah minum air putih!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.