Jalan Pasti Yang Akan Terus Kita Tempuh Di Zaman Sekarang

Itu pasti jalan yang perlu kita tempuh karena ada kebaikan, kebenaran dan keadilan didalamnya. Walau mengandung tantangan, tetap kita tempuh juga. Dengan demikian kita menepis rasa bersalah yang bisa mengacaukan pikiran positif.

Ide cerita.

Di zaman dahulu, dimana tidak terdapat cukup informasi tentang kehidupan, cukup banyak orang yang tersesat. Atau katakan saja bahwa kehidupan lama kita yang masih muda belia atau masih kanak-kanak sering juga mengalami kesesatan bersikap. Beruntung ada orang tua yang biasanya menegur anaknya ketika mulai menunjukkan tanda-tanda menyimpang.

Lain halnya di zaman sekarang, dimana semua orang bekerja mencari nafkah dari sistem (negara). Sedangkan informasi tentang banyak hal mudah didapatkan. Segala sesuatu menjadi jelas: orang-orang bisa membedakan dengan jeli bahwa ini adalah kebaikan dan itu adalah keburukan, sedangkan yang di sana adalah keunikan. Kerap kali hal-hal yang unik: awalnya disangka keburukan. Namun setelah diteliti lebih lanjut, keunikan tersebut masuk dalam kategori kebaikan yang tampilannya berbeda (varian dari sikap yang baik).

Kepastian dari apa yang baik, benar dan adil semakin teguh tatkala masyarakat hidup sejahtera. Tidak ada lagi tipu muslihat yang dilancarkan seseorang untuk merebut hak orang lain. Sebab dirinya sendiri pun sudah makmur, jadi tidak ada gunanya mencuri dari orang lain! Manipulasi apapun yang dilakukan seorang pekerja bergerak dilingkungan sistem: yang dirugikan atau yang diuntungkan juga adalah sistem (negara). Berkurangnya tipu muslihat yang dilakukan oleh seseorang terhadap sesamanya turut memperkuat praktek kebajikan di tengah masyarakat. Di sisi lain, orang-orang berhenti melakukan kejahatan karena kebutuhannya telah terpenuhi sampai menimbulkan kepuasan: jadi untuk apa lagi bersaing memperebutkan sesuatu dari orang lain!

Lain halnya ketika kita sampai di zaman bencana (apokalips) dimana kebanyakan masyarakat hidup berkekurangan. Yang memaksa orang lain untuk melakukan tipu muslihat demi memperebutkan sesuatu dari sesamanya. Di zaman semacam ini, orang-orang cenderung sulit membedakan mana jalan yang benar, baik dan adil. Sebab kebanyakan manusia gencar melakukan tipu muslihat. Jalan yang tampaknya baik, benar dan adil: hanyalah sebuah kedok demi menjerat dan memeras orang-orang yang masuk ke dalamnya. Ketidakjelasan ini semakin menjadi-jadi ketika peran hukum yang mengawal kehidupan manusia, malah menjadi rapuh karena dikebiri oleh mereka yang berkewajiban menegakkan kebajikan.

Ada satu lagi jalan yang penuh dengan kekerasan namun sangat lincah menggoda dan merayu manusia, yaitu jalan yang kita tempuh saat bermain game. Seolah-olah dengan menghancurkan, membunuh dan mencuri: kita bisa dianggap melakukan kebaikan untuk diri sendiri. Berhati-hatilah agar tidak menyatukan jalan hidup di dunia game dengan di dunia nyata. Melainkan milikilah hati yang bijaksana dalam menyaring segala informasi agar menerapkan nilai-nilai yang sesuai dengan kebajikan.

Tolong hindari salah kaprah! Masalah yang kita hadapi sehari-hari tidak menunjukkan atau tidak menggambarkan bahwa kita hidup di zaman bencana yang penuh dengan kekurangan atau hidup di dunia game yang syarat dengan kekerasan. Sebab sekalipun ada tantangan kehidupan tetapi hal-hal tersebut tidak melenyapkan kebutuhan hidup sehari-hari. Dan sekalipun ada persoalan, tidak sampai merugikan kita secara materi maupun secara fisik. Semua soal-soal tersebut dapat dianggap sebagai recehan dimana kita bisa pulih dengan sekejap dari keterpurukan tersebut. Jika terjadi yang lebih parah, itu pasti karena kecelakaan dimana kita bisa menuntut ganti rugi lewat jalur hukum.

Mohon diperhatikan.

Dalam zaman bencana, sulit membedakan siapa yang baik dan siapa yang jahat karena orang-orang berusaha menipu sesamanya dengan tampilan yang maha suci demi mendapatkan sepeser koin dari orang lain untuk menafkahi diri. Disamping itu, berhati-hatilah menyeleksi kebiasaan di dunia game agar tidak sampai teledor mempraktekkan kekerasan yang terkandung di dalamnya. Tidak demikian di zaman sekarang: tidak sulit membedakan antara jalan kebaikan dan keburukan, antara jalan kebenaran dan kejahatan dan antara jalan keadilan dan kelaliman. Sebab sudah ada banyak dukungan informasi dari berbagai pihak tentang pelaksanaan praktek kebajikan yang bijaksana. Selain itu, sudah ada sistem (koorporasi pemerintah maupun swasta) tempat kita mencari nafkah. Ditambah lagi terpeliharanya kemakmuran di antara masyarakat yang semakin teguh dengan adanya dukungan positif dari para pelaksana hukum. Tempuhlah jalan kebajikan yang kaya akan kebahagiaan, ketenteraman dan kedamaian. Dengan meninggikan Tuhan di atas semua sikap positif kita dan merendahkan diri untuk patuh di bawah ketetapan-Nya. Dengan demikian, kita merasa aman dan nyaman menjalani hidup karena terbebas dari himpitan rasa bersalah akibat melakukan dosa. Selamat beraktivitas dan sering-seringlah minum air putih!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.