Dari Terbit Matahari, Dari Tuhan Dimulai Hal-Hal Positif

Dari terbitnya matahari terpancar kehangatan yang lembut di kulit. Sejak terbitnya Tuhan dalam fokus pikiran, meresaplah kebahagiaan, ketenteraman dan kedamaian ke dalam jiwa. Disusul dengan pancaran kebaikan, kebenaran dan keadilan dalam sikap sehari-hari.

Jalan cerita berpikir.

Saat matahari mulai mengembara dari ujung dunia, dari ujung samudera. Pertanda bahwa malam telah lama berlalu, gelap ditinggal di masa lalu. Kehangatan mulai menyebar lebih cepat dari angin, kelembutan jadi meluas lebih cepat dari kicauan burung. Segala makhluk mulai beraktivitas; manusia pun tidak mau kalah, bahkan beberapa orang sudah memulainya sejak hari subuh.

Bukankah Tuhan bagaikan matahari yang menyinari kehidupan kita! Menjadi penuntun dari jalan-jalan yang kita lalui. Membawa suasana lingkungan di sekitar menjadi terasa akrab, tenang dan gembira sepanjang waktu. Bahkan lebih lagi, kehadiran-Nya yang dapat meresap sampai ke dalam lubuk hati: membuat pikiran fokus. Sehingga melatih dan membantu kita berkonsentrasi melakukan aktivitas sehari-hari. Dimana bersamaan dengan itu, telah mengaktifkan rasa bahagia, tenteram dan damai dari dalam jiwa. Sampai pada kesempatan yang tepat, dimampukan pula untuk memancarkan kebaikan, kebenaran dan keadilan dalam sikap sehari-hari. Selamat beraktivitas & rajinlah minum air putih!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.