Hapus Kehampaan Dengan Menulis Ulang Aktivitas Anda

Hapus kehampaan hati dengan menulis Tuhan dalam helai jiwa lewat doa, firman dan nyanyian pujian. Sampai tergambarlah kebahagiaan, ketenteraman dan kedamaian dalam setiap lembaran kehidupan kita

Peristiwa singkat.

Berjejak di dalam dunia, melewati berbagai medan yang memberikan beragam kesan. Seandainya melewati medan yang menyenangkan: kita ingin jalan pikiran sedikit berlumpur atau setengah padat. Agar jejak petualangan kita meninggalkan kesan yang mendalam sehingga selalu teringat sepanjang waktu. Kalau-kalau melewati medan yang kurang menyenangkan: kita ingin jalan pikiran seperti pasir di tepi pantai. Agar jejak petualangan kita segera terhapus oleh waktu yang bergulung-gulung. Terlupakan begitu saja karena tidak bermanfaat.

Sayang, apalah daya: kita tidak bisa mengatur apa yang harus kita ingat dan apa pula yang harus kita lupakan. Rekam jejak kehidupan dalam memori otak kita sepertinya bekerja secara otomatis. Mendokumentasikan hampir setiap aktivitas, terkecuali aktivitas yang tidak dapat di jangkau oleh panca indera sendiri. Akibatnya, kenangan yang berbobot negatif terekam dan diulang-ulang dalam proyektor jiwa. Keadaan ini bisa memudarkan semangat dan perjuangan kita: seolah-olah semua yang kita lakukan sia-sia karena ternodai oleh satu kenangan buruk. Jika persepsi tersebut terus dibiarkan berlarut-larut, maka bisa dipastikan bahwa kita menjadi auto melamun dengan dalil merenungi nasib, yang tanpa sadar sedang bermalas-malasan. Membiarkan otak tertidur terlalu lama sehingga secara berangsur-angsur ditelan oleh kehampaan yang tak berujung.

Kehampaan hati biasanya disebabkan oleh karena daya otak menurun yang diawali dengan menganggur terlalu lama. Sama sekali tidak bekerja bukanlah sesuatu yang layak untuk dibanggakan. Melainkan, sesuatu yang selalu bisa dicegah. Sebab ada begitu banyak aktivitas positif yang bisa kita lakukan dari waktu ke waktu: utamakan dan/atau dahulukan aktivitas bersama Tuhan.

Bukan dihapus, melainkan kehampaan/ kekosongan hati perlu diisi dengan aktivitas fokus kepada Tuhan. Kita bisa memanjatkan doa memohon sesuatu, bersyukur atas rahmat-Nya, memuji kebesaran-Nya dan menyebutkan beberapa ayat firman yang berada di luar kepala (telah dihafal sebelumnya). Jika masih banyak waktu yang tersisa, kerjakanlah hal-hal yang bermanfaat, pelajarilah hal-hal positif dari dunia Anda/ lewat dunia maya, tekuni hobi yang digemari dan jangan lupa untuk berbuat baik kepada sesama di sela-sela kesibukan Anda. Jika Anda merasa sudah lelah, beristirahatlah sambil bersyukur atas semua yang telah Anda kerjakan. Semoga hari ini kita sudah bertindak selayaknya, seperti apa yang dikehendaki-Nya, seperti yang telah diberitakan dalam firman-Nya. Maka terpujilah Tuhan yang telah membulatkan tekad dan semangat juang untuk melakukan semuanya itu. Sampai-sampai rasa bahagia, tenang, tenteram dan damai memenuhi kehidupan kita. Ini jugalah yang membuat kita lebih termotivasi untuk melakukan yang baik, benar dan adil dari hari ke hari. Selamat beraktivitas dan rajinlah minum air putih!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.