Lama Hidup Di Dunia: Mengenal Yang Penting & Lebih Bermakna Untuk Dilakukan

Semakin dalam menjalani hidup, semakin penting rasanya untuk berbuat baik, benar dan adil. Agar makna hidup yang diperoleh pun lebih dalam lagi.

Jalan singkat cerita.

Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat yang membuat kita masih mampu berdiri teguh seperti saat ini. Tidak terhitung berapa kesenangan yang telah kita nikmati selama perjalanan. Meskipun tidak terkira juga kesulitan yang berpotensi mengacaukan hari, namun berhasil kita atasi pada momen yang tepat atau hindari dengan sigap.

Dalam renungan yang penuh kesyukuran kepada Tuhan, kita semakin menyadari keberadaan kita di dunia ini. Semakin mengerti apa yang harus dikejar dalam sisa perjalanan hidup ini. Pengejaran yang awalnya menggebu-gebu pada hal-hal populer seolah kita adalah artis dadakan yang suka sekali meniru apa yang ada/ yang terjadi dalam televisi. Menginginkan kekayaan sebanyak-banyaknya dan jabatan setinggi-tingginya: semata-mata untuk bersenang-senang. Akan tetapi, “semua kefanaan tersebut tidak mampu menyenangkan kita secara terus-menerus.” Justru hidup kita habis-habisan saat makin fokus pada hal-hal duniawi: semakin dirugikan dan semakin menderita oleh berbagai-bagai pencobaan.

Setelah merenung begitu lama: selama tahun-tahun terakhir ini. Akhirnya, hidup kita mulai menemukan titik cahaya yang semakin terang-benderang saat ditelusuri. Sebab hati yang begitu haus akan kesenangan bisa dicapai dengan cara yang mudah dan halal tanpa harus mengorbankan banyak uang dan tenaga yang besar-besar (berlebih-lebihan). Yakni dengan hidup yang selalu dijaga oleh fokus kepada Tuhan, lalu di isi dengan aktivitas yang mau membantu sesama sewajarnya/ semampunya, bekerja memberi manfaat, mempelajari hal-hal positif dan menekuni hobi yang digemari. Dimana semua aktivitas ini tercakup dalam kebaikan, kebenaran dan keadilan.

Jadi, semakin lama kita hidup di dalam dunia ini, semakin paham kita apa saja yang penting. Semakin banyak hal yang membuat kita merasa hari-hari menjadi lebih bermakna. Apalagi hal-hal itu kalau bukan kebajikan! Dengan demikian, kita merasa hidup ini berguna dihadapan Allah (kebenaran), merasa berguna bagi sesama (kebaikan) dan bahkan berguna bagi semua makhluk (keadilan). Walau untuk melakukan semuanya itu tidaklah semudah mengatakannya. Namun seperti pepatah lama, berkata bahwa: “dimana ada niat, di situ ada jalan.” Sehingga masalah apapun yang datang tidak lagi menyudutkan kita dalam penderitaan berkepanjangan. Sebab di tengah persoalan sekalipun, hati tetap bersukacita bersama Tuhan dan di dalam kebajikan. Selamat beraktivitas dan rajinlah minum air putih!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.