Pertahankan TUHAN Agar Tetap Bertahan Positif Dalam Ragam Aktivitas Bercabang-Cabang

Pertahankan Tuhan di dalam hati, agar rasa bahagia, tenteram dan damai dapat bertahan lama di dalam jiwa. Demikian juga sikap-sikap yang baik, benar dan adil dapat terus dipertahankan sampai menutup mata.

Ide singkat cerita.

Kondisi yang paling menyenangkan dalam hidup adalah saat kita melalui hari tanpa gangguan seperti apapun. Bagi beberapa orang, keadaan semacam ini adalah impiannya. Akan tetapi, bagi manusia yang merasa hidup bersama di dalam masyarakat yang kompleks; pasti paham bahwa tidak ada hidup yang mutlak tanpa gangguan. Kecuali kita secara sengaja mengungsi ke tempat terpencil dimana hanya ada diri sendiri disana.

Keadaan ini memang bukan tanpa solusi. Sebab di kota besar dengan teknologi perumahan yang mumpuni. Setiap hunian dapat dibuat mode senyap (kedap suara). Sehingga apa yang terjadi di satu rumah, tidak akan bisa dirasakan oleh tetangga di kiri, kanan, muka dan belakang hunian tersebut. Sekalipun demikian, mungkin masih ada orang yang belum memiliki hal semacam ini namun mereka tetap senang menjalani harinya dengan gaya khas pribadi.

Bertahan di dalam masyarakat yang menyukai gangguan bukan perkara mudah. Sebab kondisi mental yang memburuk bisa membuat seseorang ambil pusing dengan aktivitas orang lain di sekitarnya. Mereka lepas kendali nalar positif sehingga menghubung-hubungkan secara sembarangan, kepayahan yang dialami di dalam rumah dengan aktivitas orang lain di luar rumah. Sehingga timbullah berbagai-bagai spekulasi yang lebih dikenal sebagai prasangka buruk. Yang bisa membuat seseorang naik pitam karena terlalu GR/ terlalu peduli dengan keceriaan orang-orang yang bercengkrama di sekitarnya.

Keadaan ini disebut bertahan bahagia sendiri di tengah kerumunan: memang cukup menantang karena bisa menjadi sangat mempersulit bagi orang-orang baru. Akan tetapi, bagi yang sudah karatan dalam kondisi yang sama selama bertahun-tahun akan melaluinya dengan santai: seolah tidak terjadi apa-apa. Inilah kesuksesan hidup di dalam masyarakat yang kompleks. Bukan kesuksesan materi melainkan kesuksesan adaptasi karena tetap tenang, damai dan bahagia menjalani hari dalam kebersamaan sekalipun ragam aktivitas agaknya/ seolah-olah saling bertolak belakang. Namun masih dalam koridor yang baik, benar dan adil.

Hematnya, selama kita mampu mempertahankan fokus kepada Tuhan di dalam hati, selama kita melakukan hal-hal positif. Selama itu pula kita bertahan menghadapi ragam aktivitas masyarakat yang bercabang-cabang menurut bidang kesibukan masing-masing. Karena kita percaya bahwa Tuhan ada di tengah-tengah kita dimana apa yang terjadi sudah sewajarnya. Sudah sesuai dengan kehendak-Nya dan sudah sesuai dengan peraturan/ hukum yang berlaku di dalam masyarakat. Sehingga kita bisa menghadapi situasi dengan ikhlas, rendah hati dan tetap sabar merespon perbedaan aktivitas. Justru dengan fokus kepada Tuhan dan hal-hal positif (bekerja, belajar, hobi), kita menjadi tidak kurang semangat mempertahankan kebajikan dari waktu ke waktu (utamanya dalam lingkungan diri sendiri). Selamat beraktivitas dan sering-seringlah minum air putih!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.