Masa Depan Tidak Diragukan Karena Kebajikan Sudah Diperjuangkan Semampunya

Apa yang akan datang tidak perlu diragukan lagi. Karena sebelum-sebelumnya kita telah menempuh jalan kebaikan, kebenaran dan keadilan. Niscaya kita akan menerima berkat dan keberuntungan jika tidak malas-malasan menyombongkan diri. Karena apa yang ditabur itulah yang dituai kelak.

Jalan cerita singkat.

Tidak ada dari kita yang tidak mengetahui jalan hidup manusia berdasarkan hukum sebab-akibat atau lebih dikenal sebagai hukum tabur-tuai. Kecuali bagi orang-orang yang masih belia/ di bawah umur/ masih kanak-kanak. Jalan hidup semacam ini adalah sesuatu yang mudah sekali dianalogikan, sekalipun oleh pikiran yang kerdil. Seumpama orang yang menuju ke suatu tempat dimana sudah pasti bahwa diujung jalan yang dipilih diperoleh hasil nyata yang bukan rahasia umum lagi/ hasilnya sudah diketahui oleh semua pihak. Pola sederhana yang berulang-ulang semacam inilah yang membuat siapapun dengan mudah memahami jalan hidup sebab-akibat.

Anak kecil yang diberi pemahaman tentang cara hidup hukum sebab-akibat bisa langsung menghafal polanya. Sekalipun mereka masih belum dapat memahaminya secara mendetail. Namun setidaknya mereka paham aturan umum yang menyebut bahwa “orang yang melakukan kejahatan akan beroleh hukuman;” sedangkan “mereka yang melakukan kebaikan akan beroleh keberkahan.” Ada pula yang menyebutkan bahwa “orang yang gemar melakukan dosa akan berakhir di neraka;” sedangkan “mereka yang gemar melakukan kebajikan akan berakhir di sorga.” Atau bisa juga dikatakan bahwa “orang yang melakukan pemberontakan akan menderita bencana;” sedangkan “mereka yang melakukan kebenaran akan mendapatkan damai sejahtera.” Siapa yang menabur, sudah pasti akan menuai berlipat ganda bahkan puluhan sampai seratus kali lipat dari modal awal.

Bila seseorang cukup familiar dengan pola hidup sebab-akibat, bisa dipastikan bahwa orang tersebut sudah otomatis memiliki kemampuan untuk meramalkan masa depannya sendiri. Bagaimana tidak? Bila selama ini kita melakukan apa yang baik, benar dan adil maka semoga sorga yang menunggu kita di depan. Namun bila selama ini kita hobinya melakukan kelaliman, kedurjanaan dan penindasan maka sudah dipastikan masa depannya lebih condong ke neraka.

Sekalipun demikian, kita tidak boleh tinggi hati karena membanggakan diri menjadi calon penghuni sorga lalu membandingkannya dengan menunjuk-nunjuk sambil merendahkan orang lain yang kita cap sebagai pendosa calon penghuni neraka. Sebab kita tidak berhak menghakimi orang lain, yang mana tidak mampu menyaksikan aktivitasnya luar-dalam 24 jam selama 7 hari penuh. Lagipula keselamatan seseorang pertama-tama diperoleh sebagai anugerah (pemberian secara cuma-cuma dari) Allah dimana itu bukan hanya karena hasil usaha diri sendiri. Dalam konteks ini ada dua sisi yang berperan dimana yang pertama adalah inisiatif Tuhan yang menyelamatkan manusia dan kemudian diikuti oleh yang kedua, yaitu respon manusia mengusahakan keselamatan yang telah diperolehnya.

Khusus dalam tulisan ini, tujuan kami adalah setidaknya dengan hukum sebab-akibat kita bisa menilai diri sendiri agar bisa menepis keragu-raguan soal masa depan dengan melakukan prediksi kasar (ramalan kecil-kecilan) untuk kalangan sendiri (bukan demi popularitas pribadi). Melainkan agar lebih semangat menjalani hari-hari yang tidak selalu mudah (karena ada tantangan, cobaan dan godaan didalamnya). Yakinlah bahwa berkat dan keberuntungan telah menunggu di depan, sekiranya kita tidak malas-malasan untuk berbuat yang baik, benar dan adil menurut kemampuan – potensi – kewenangan yang dimiliki serta tidak pula menyombongkan diri atas segala pencapaian yang diraih (termasuk tidak membanggakan pencapaian kita dalam dunia game). Selamat beraktivitas dan rajinlah minum air putih!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.